Ini dari Fynn Jamal. Somehow bila aku baca, it reminds me of that someone yang pernah ada dalam hati ini. Yes, he left. Tapi perginya dia meninggalkan bekas. Sekarang 'bekas' itu kecil. Tapi tetap ada. Ye, ini untuk engkau. :)
Jantung, diam
Akal, diam
Urat, diam.
Mencari nafas di dalam hati
Mencari nyawa di dalam diri
Mendiri cinta pada yang tak sudi
Mencari harga diri.
Aku gadis yang disampah-sampahkan
Aku gadis yang dihilangkan
Aku pecinta yang ingin disayang
Aku ini bukan milik orang
Mencari diri dalam kamu
Mencari maruah diri di dalam cinta kamu
Mencari nafas yang telah dimatikan
Mencari langit yg telah pernah engkau kuningkan
Mencari aku
Mencari engkau
Mencari kita
Mencari dia yang kau cinta
Mengapa cinta ini kau tolak ke tepi
Kau tolakkan kepala ini
Mencari rasa
Mencari dia
Mencari harga diri yang kau lelongkan
Ke tepi
Ke dalam api
Ke dalam api
Ke dalam api
Ke dalam api
Aku ini perempuan
Yang telah pun kau lelong
Lelongkan pada langit itu
Aku perempuan itu
Perempuan yang bodoh itu
Mengapa aku dibiar di sini
Mengapa aku dibiar kau pergi
Mengapa aku disini
Kamu di situ berbahagia selalu?!
Mencari diri
Mencari diri
Mencari aku
Mencari kamu
Mencari dia
Mencari semua
Mencari segala
Mencari semua
Mengapa cinta
Mengapa sayang
Mengapa rasa ini kau buangkan sekarang?
Jiwa, diam.
Mata, pejam.
Hidung, diam.
Mulut, diam.
Segala diam
Dunia memejam memandang aku:
"Hey bodoh kamu,
Pergilah engkau,
Dia bukan milikmu.
Pergilah engkau
Dia bukan milikmu lagi
Cinta kamu dimamah api."
Mengapa aku di sini
Aku menunggu kamu
Si orang itu
Mengapa aku di sini mengharapkan cinta yang sudah pergi!
Yang sudah pergi!
Mengapa aku mengharap lagi?
Mengapa aku masih di sini?
Mengharap sementara cinta
Mengharapkan pada yang tiada
Tiada
Tiada
Tiada
"tunggulah. satu hari, aku pasti penat" - Fynn Jamal
Aku pasti penat.
~najwa
No comments:
Post a Comment